Senin, 29 Juli 2013

Panduan Singkat Zakat

Syarat Harta Yang Wajib Zakat
1. Harta yang dikeluarkan zakatnya adalah halal dan jenisnya baik.
2. Harta yang di zakati bersifat produktif.
3. Telah mencapai satu nisab zakat sebagai batas minimal terkena zakat.
4. Surplus dari kebutuhan primer dan terbebas dari hutang yang jatuh tempo.
5. Haul ( berlaku setahun ).

Adab Membayar Zakat
1. Ikhlas dan tidak disertai al-mannu(menyebut-nyebut) atau al-adza(menyakiti hati penerima).
2. Harta zakat tersebut tidak boleh dibeli lagi apabila diambil kembali.
3. Tidak mengumpulkan atau mengundang mustahiq atau orang yang meminta, tetapi hendaknya dibagi-bagikan kerumah atau tempatnya.
4. Hendaknya dari harta yang terbaik, hasil utama, hasil usaha yang terbaik dan yang paling dicintai.
5. Hendaknya disalurkan melalui badan amil zakat yang terpercaya, amanah, dan ketaqwaanya atau mewakilkan dalam pembagian untuk menghindari pujian manusia(riya).
6. Mengucapkan do'a :
   a. Bagi Muzaki do'a yang diucapkan, artinya: "Ya Allah, jadikan hartaku ini suatu keuntungan dan jangan jadikan suatu kerugian".
   b. Bagi yang menerima atau amil zakat hendaknya membaca do'a, artinya: "Semoga Allah memberi pahala dari apa yang engkau berikan dan Allah memberkahimu apa yang engkau sissakan dan menjadikannya suci".
   c. Menyegerakan atau tidak menunda dalam membayar zakat sebagai ketaatan kepada Allah SWT.
   d. Dianjurkan dalam memberikan harta zakat agar membuat fuqara mampu sehingga tidak meminta-minta.

Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah zakat yang disyari'atkan dengan berakhirnya bulan ramadhan dan hukumnya adalah wajib. Pendapat mazhab yang empat dan zumhur ulama mensyaratkan kewajiban membayar zakat fitrah sebagai berikut :
1. Beragama islam.
2. Ada kelebihan makanannya dan makanan orang yang wajib diberi nafkah pada hari malam hari raya dan kelebihan nya dari rumahnya, perabotan rumah tangga dan kebutuhan pokoknya.

Hukum Lain Yang Terkait
1. Zakat fitrah berupa bahan makanan pokok di negri yang bersangkutan, sebanyak 2.2 kg adalah baik memberi tambahan dari kadar tersebut, jika dimaksudkan untuk berhati-hatian (ikhtiyah). Masyarakat kita biasanya melebihkan hingga 2.5 kg.
2. Boleh mengeluarkan zakat fitrah dengan uang jika lebih bernilai bagi fakir miskin penerimanya.
3. Sangat ditekankan mengeluarkan zakat fitrah dalan qut(bahan makanan pokok/beras) dan sependapat mungkin dengan kualitas terbaik.
4. Boleh mengeluarkan zakat dipercepat sejak awal-awal ramadhan dan boleh atau syah mengeluarkannya ba'da subuh hari raya Iedul Fitri tapi sebelum sholat Ied.
5. Zakat fitrah harus sudah diterima oleh mustahiq atau wakilnya (bukan amil zakat) sebelum sholat ied.

Fidyah
Fidyah adalah tebusan atau ganti yang harus ditunaikan oleh seorang tidak mampu melaksanakan puasa ramadhan karena beberapa sebab seperti : lanjut usia, ibu hamil, dan ibu menyusui yang menghawatirkan bayinya. Besarnya fidyah adalah senilai dengan satu porsi " makanan sempurna" yang biasa dimakannya untuk mengganti satu hari yang ditinggalkannya dan sebaiknya dibayarkan pada hari dimana dia meninggalkan puasa tersebut.

Zakat Profesi
Penghasilan profesi wajib dikeluarkan zakatnya karena termasuk dalam cakupan firman Allah QS 2:267 yang artinya "wahai orang-orang beriman, nafkahkanlah (keluarkan zakat) dari hasil usahamu yang halal dan dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu.

Perhitungan Nishab
Diqiyaskan dengan nisab zakat tanaman dan buah-buahan karena keduanya merupakan hasil usaha profesional, besarnya 5 wastaq sama dengan 653 kg atau senilai dengan Rp. 5.224.000 (asumsi beras Rp. 8.000,-/kg) dan zakat dikeluarkan pada setiap kali menerimanya.

Kadar Zakat Yang Dikeluarkan
Penghasilan profesi dari segi wujudnya uang, khususnya tentang bonus / komisi.
1. Untuk bonus yang terkait dengan gaji, digabungkan dengan gaji sehingga yang dikeluarkan sebesar 2.5%.
2. Untuk komisi yang berasal dari perhitungan prosentase keuntungan perusahaan kepada pegawai, maka zakat yang dikeluarkan sebesar 10% seperti zakat tanaman. Dan dikeluarkan setiap kali menerimanya.
3. Untuk Komisi dari hasil seperti sebagai makelar, maka pada hakikatnya ia sama dengan zakat profesi dengan mengikuti segala ketentuannya.

Zakat Emas, Perak, Dan Maal
Perhitungan adalah nishab emas sebesar 85 gram emas atau senilai Rp. 34.000.000,- (dengan standar harga emas Rp. 400.000,-/gram)
Waktu mengeluarkannya adalah haul atau setelah 1 tahun. Kadar yang dikeluarkan sebesar 2.5%, hal ini termasuk zakat maal atau kekayaan antara lain tabungan.

Zakat Perdagangan
Para Ulama Fiqih menyebutkan zakat inidengan istilah "aurudh tijarah"(barang-barang perdagangan). Maksudnya semua harta benda yang diperuntukan untuk perdagangan berupa modaal uang atau barang.
Nishab zakat perdagangan dihitung dari jumlah modal ditambah keuntungan, piutang yang dapat dicairkan dan dikurangi hutang dagang dan kerugiannya.
Zakat dikeluarkan setiap tahun(haul)yang menurut sebagian ulama bisa dibayarkan dengan uang atau barang dengan kadar 2.5%.

0 komentar:

Posting Komentar