Tebar Hewan Qurban 1438 H

Program ini bertujuan untuk memfasilitasi donatur dalam melaksanakan Ibadah kepada Allah yaitu ber Qurban di Hari Raya Idul Adha 1438 H. Inshaallah akan disalurkan ke daerah terpencil, miskin dan minoritas.

Orang Tua Asuh

Program ini adalah program beasiswa pendidikan yang ditujukan untuk anak-anak da’i, dhua’fa, dan anak yatim dalam rangka bebas buta aksara dan mencerdaskan ummat. Program ini meliputi beasiswa bulanan yang diberikan pada siswa SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi.

Khitanan Masal

Khitanan masal merupakan program yang diperuntukkan pada anak-anak da’i, dhuafa, dan anak yatim. Manfaat program ini adalah memberikan pelayanan khitanan gratis bagi ummat. Program ini biasa diselenggarakan pada saat liburan sekolah.

Wakaf 1000 Alqur'an

Penggalangan 1000 Alqur'an Untuk Ummat Muslim Papua

BarBeKu

Program ini bertujuan untuk memfasilitasi donatur untuk menyalurkan barang bekasnya yang masih berkualitas dan mempunyai nilai jual. Barang bekas yang bisa didonasikan seperti TV, Kulkas, AC, Kamera,Kipas Angin, Laptop, dll.

Ambulance Peduli

Ambulance peduli mitra ummat memulai kiprahnya di tahun 2012, dan sudah ratusan warga yang terbantu dengan adanya program ini. Pelayanan ambulance peduli mitra ummat di khususkan untuk melayani warga Jakarta yang kurang mampu. Selain mengantar jenazah di dalam kota, ambulance peduli mitra ummat juga membantu masyarakat yang ingin membawa jenazah keluar Jakarta.

Kamis, 07 September 2017

Suriah Buktikan Perang tak Goyahkan Ambisi ke Piala Dunia


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Negara mereka boleh tercabik-cabik akibat perang, tapi para pesepak bola Suriah membuktikan tekad mereka tak boleh ikut tergerus untuk berlaga di Piala Dunia. Setelah melalui serangkaian laga kualifikasi, Suriah harus melewati dua tahapan lagi untuk berlaga di Rusia. Pertama, play-off dua leg menghadapi Australia. Jika berhasil, Suriah masih harus melalui satu laga play-off lagi kontra tim peringkat empat Concacaf.

Langkah Suriah sejauh ini patut diacungi jempol. Dalam kondisi negara tak aman, tim berjuluk Elang Gunung Qasioun memainkan sejumlah laga kandang kualifikasi di Malaysia tanpa dukungan suporter memadai. Belum lagi sejumlah pemain senior yang menolak bergabung dengan timnas karena berseberangan dengan Preiden Bashar al-Assad. Namun dalam kondisi compang-camping, tim asuhan Ayman Hakeem ini justru membuktikan mental petarung.

Gol Omar Al Soma ke gawang Iran pada laga terakhir kualifikasi Grup A, Selasa (5/9) menjadi bukti. Gol yang tercipta pada menit ketiga injury time itu membuat skor imbang 2-2. Satu gol yang sangat berharga karena membuat Suriah memastikan tempat di posisi ketiga grup, mengalahkan Uzbekistan dengan keunggulan selisih gol, dan berhak menjalani laga play-off.

Gol tersebut juga merupakan yang keempat kalinya Suriah cetak menjelang laga berakhir. Qatar, Cina, dan Uzbekistan sebelumnya pernah merasakan pahitnya dibobol pada menit-menit akhir laga.

"Semoga kami bisa melanjutkan langkah sepanjang jalan ini karena kami punya dua pertandingan pentng dan saya harap kami bisa terus tampil baik," kata pemain yang berlaga di Liga Arab Saudi, dikutip Reuters.

Al Soma sebelumnya menjadi pemain terakhir yang menolak bergabung karena tak setuju dengan sikap pemerintah Suriah. Namun belakangan ia melunak. Kehadiran Al Soma membuat Suriah makin kuat.

"Kami mencoba sebaik mungkin untuk lolos langsung, tapi seperti Anda lihat, kami bermain melawan tim terbaik di Asian yang sebelumnya belum pernah kebobolan, dan kami mampu menjebol gawang mereka dua kali," kata Hakeem, sang pelatih.

Suriah bakal lolos langsung menggeser Korea Selatan sebagai runner up andai bisa mengalahkan Iran, namun itu tak terjadi. Walau mesti menjalani play-off, Hakeem tetap bersyukur.

"kami membuktikan bahwa kami tim bagus dan meskipun banyak kesulitan yang kami hadapi, kami mampu meraih hasil bagus. Saya harap kami bisa melanjutkan mimpi diplay-off dan melangkah ke Piala Dunia," kata dia berharap.

Suriah belum pernah merasakan tampil pada putaran final Piala Dunia. Jika berhasil lolos ke Rusia tahun depan, sejarah akan mencatat kehebatan para elang dari Gunung Quasioun ini dengan tinta emas.

Sumber : http://m.republika.co.id/berita/sepakbola/internasional-2/17/09/07/ovvwdz348-suriah-buktikan-perang-tak-goyahkan-ambisi-ke-piala-dunia

Menlu: Indonesia Segera Kirim Bantuan Kemanusiaan Rohingya


REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Pemerintah Indonesia akan segera mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya di Bangladesh yang hingga saat ini jumlahnya terus bertambah. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi telah menugaskan dubes Indonesia di Bangladesh.

"Saya sudah menugaskan dubes kita yang ada di Dhaka untuk menindaklanjuti apa yang diperlukan saat ini oleh para pengungsi," kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Singapura, Rabu (6/9) malam.

Ia menyebutkan sekilas mereka sudah menyampaikan bahwa tenda segala musim sangat diperlukan saat ini, karena tempat pengungsian yang tersedia saat ini sudah tidak mencukupi lagi untuk menampung mereka.

"Sudah ada beberapa kebutuhan yang masuk dan rencananya begitu masuk list permintaan bantuan itu sudah ada, maka sesuai arahan Presiden, kita akan segera upayakan segera mengirimkan bantuan itu karena mereka dalam posisi sangat membutuhkan baik tenda, food, maupun air minum," katanya.

Ketika terjadi tragedi kemanusiaan di Myanmar, Retno menyebutkan dirinya diperintahkan Presiden untuk membantu penanganan masalah itu. "Kita juga ke Bangladesh tujuan utamanya adalah untuk membahas secara langsung mengenai masalah pengungsi dalam konteks apa yang bisa dilakukan Indonesia untuk meringankan beban Pemerintah Bangladesh dalam menampung pengungsi yang dari waktu ke waktu setiap hari datang dari Rakhine State datang ke Bangladesh," katanya.

Dalam pembicaraan dengan pemerintah Bangladesh, ia menyampaikan bahwa dirinya diutus secara khusus oleh Presiden RI untuk membahas masalah pengungsi itu. "Jadi selain dengan pemerintah Bangladesh, saya juga melakukan pertemuan dengan UNHCR dengan IOM yang berada di Bangladesh yang kebetulan saya sudah kenal semua karena tahun lalu saya berada di kamp pengungsi yang ada di perbatasan antara Myanmar dan Bangladesh," katanya.

Menurut dia, Bangladesh mengapresiasi dukungan Indonesia untuk penanganan masalah pengungsi. Adanya hubungan bilateral yang baik antara Myanmar dan Bangladesh, lanjutnya, merupakan keharusan. Karena tanpa itu maka isu terkait pengungsi pengelolaan perbatasan dan sebagainya tidak akan dapat dilakukan dengan baik.

"Karena itu kita mencoba bicara dengan kedua negara untuk menjaga huhungan kedua negara terpelihara baik, komunikasi terus dilakukan agar masalah perbatasan dan pengungsi dapat diselesaikan dengan baik," kata Retno.

Sumber : http://m.republika.co.id/berita/nasional/politik/17/09/07/ovvoy4330-menlu-indonesia-segera-kirim-bantuan-kemanusiaan-rohingya

Selasa, 05 September 2017

WISATA YATIM 1439 H

WISATA YATIM 1439 H
“Ceria & Belajar Bersama Yatim & Dhuafa”

Program ini diberikan untuk membahagiakan anak yatim dengan mengajak mereka berwisata ke tempat–tempat bermain. Selain untuk sarana rekreasi tetap memasukkan unsur-unsur edukasi, pembangunan mental dan karakter serta menumbuhkan kepercayaan diri mereka untuk tetap dapat berperestasi sebagaimana anak lainnya.

Sebelumnya kami ajak mereka ke Water Kingdom Mekarsari, Junggle Land Sentul dan Dufan Ancol. Muharam ini kami akan ajak mereka bermain dan belajar ke Taman Wisata Pulau Situ Gintung Ciputat (Outbond & Water Boom) 5 Oktober 2017

Ayooo ... Bantu mereka tersenyum dan tertawa !!!


Rekening Donasi
BSM 702-987-0289
Bank Mandiri 006-000-751-3181
an Yayasan Mitra Ummat Bahagia

Info : 021-29622115 / 081514821173