BarBeKu

Program ini bertujuan untuk memfasilitasi donatur untuk menyalurkan barang bekasnya yang masih berkualitas dan mempunyai nilai jual. Barang bekas yang bisa didonasikan seperti TV, Kulkas, AC, Kamera,Kipas Angin, Laptop, dll.

Orang Tua Asuh

Program ini adalah program beasiswa pendidikan yang ditujukan untuk anak-anak da’i, dhua’fa, dan anak yatim dalam rangka bebas buta aksara dan mencerdaskan ummat. Program ini meliputi beasiswa bulanan yang diberikan pada siswa SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi.

Khitanan Masal

Khitanan masal merupakan program yang diperuntukkan pada anak-anak da’i, dhuafa, dan anak yatim. Manfaat program ini adalah memberikan pelayanan khitanan gratis bagi ummat. Program ini biasa diselenggarakan pada saat liburan sekolah.

Wakaf 1000 Alqur'an

Penggalangan 1000 Alqur'an Untuk Ummat Muslim Papua

Tebar Hewan Qurban

Program berbagi daging qurban kepada masyarakat dhuafa di sekitar matraman dan daerah pelosok di indonesia

Ambulance Peduli

Ambulance peduli mitra ummat memulai kiprahnya di tahun 2012, dan sudah ratusan warga yang terbantu dengan adanya program ini. Pelayanan ambulance peduli mitra ummat di khususkan untuk melayani warga Jakarta yang kurang mampu. Selain mengantar jenazah di dalam kota, ambulance peduli mitra ummat juga membantu masyarakat yang ingin membawa jenazah keluar Jakarta.

Selasa, 28 Februari 2017

Tugas Umat Islam Jaga Keberkahan Palestina


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Palestina dahulunya dihuni oleh bangsa Kanaan. Di negeri ini diutus sejumlah Nabi dan Rasul-rasul Allah. Mereka diperintahkan untuk berdakwah kepada penduduknya. Negeri ini sudah ada sejak ribuan abad silam, bahkan sejak zaman Nabi Nuh AS.

Silih berganti nabi dan rasul berdakwah di Palestina. Nabi Nuh, Ibrahim, Ishak, Luth, Ya’qub, Ilyas, Ilyasa, Musa, Harun, Daud, Sulaiman, hingga Nabi Isa AS. Inilah negeri warisan para nabi Allah. Kemudian, pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab RA, tepatnya tahun 673 Masehi, berhasil menjadikan negeri ini sebagai negeri yang aman di bawah panji-panji Islam.

Kedatangan Umar saat menandatangani penyerahan Palestina dari kekuasaan Nasrani di bawah pimpinan Uskup Yunani, Sofronius, mendatangkan kedamaian dan ketenteraman bagi penduduk Palestina. Sebab, selama berabad-abad, penduduk Palestina harus menghadapi perang, aksi kekerasan, pengusiran, dan pembantaian dari penguasa di Palestina. Maka kedatangan Umar ke kota ini, mendatangkan berkah bagi warga Palestina, baik umat Islam, Yahudi, maupun Nasrani. Khalifah Umar memerintah umat Islam agar senantiasa menjaga gereja Holy Sepulchre dan tidak mengusiknya.

Sayangnya, kaum zionis Israellah yang senantiasa melakukan pembangkangan, perusakan, dan pembantaian pada penduduk Palestina. Padahal, Allah telah menjadikan negeri tersebut sebagai tempat bagi hamba-hamba-Nya yang saleh. Dan sungguh telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh. (QS Al-Anbiyaa` [21]: 105).

Imam Hanbali menjelaskan bahwa sesungguhnya bumi yang disucikan (penuh berkah) itu adalah Palestina yang di dalamnya terdapat Masjid Al-Aqsha sebagai warisan bagi umat yang saleh yakni umat Nabi Muhammad SAW. Karena itu, menjadi tanggung jawab dan kewajiban umat Islam di seluruh dunia untuk memuliakan, menyucikan, dan mengambil keberkahan Palestina serta Masjid Al-Aqsha dari tangan-tangan zionis Israel. 

Sumber :
http://m.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/02/27/om1kfu313-tugas-umat-islam-jaga-keberkahan-palestina

PBB: Muslim Afrika Alami Diskriminasi di Jerman


REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Monitoring PBB memperingatkan tumbuhnya diskriminasi di akibat Islamofobia di Jerman kepada Muslim dari keturunan Afrika. Hal itu diungkapkan Ketua Working Group of Experts on People of African Descent PBB, Ricardo Sunga, di Berlin.

"Muslim keturunan Afrika sedang menghadapi kondisi semakin sulitnya menikmati hak-hak mereka kerena meningkatnya Islamofobia dan Afrophobi," kata Sunga seperti dilansir Anadolu Agency,Senin (27/2).

Walau memuji promosi Jerman atas hak asasi manusia dan keragaman, ia menyatakan keprihatinan atas masalah besar yang dihadapi Afrika. Sunga mengatakan, Muslim keturunan Afrika di Jerman sering menjadi korban diskriminasi di tempat kerja atau di sekolah.

Bahkan, tidak jarang wanita Muslim keturunan Afrika mengalamai satu diskriminasi ketika tengah mencari pekerjaan. Menurut Sunga, semua diskriminasi yang diterima Muslimah Afrika banyak dikarenakan penampilan mereka atau pakaian Muslim yang dikenakan.

"Banyak mahasiswa Muslim keturunan Afrika menggambarkan pengalaman di sekolah membuat mereka trauma, karena mereka tidak cuma harus mengalami rasisme anti Afrika tapi juga anti Muslim," ujar Sunga.

Pantauan ini dilakukan selama sebulan, atas situasi hak asasi manusia dari orang-orang keturunan Afrika di Jerman, yang memiliki populasi sekitar 800 ribu orang. SUnga pun meminta pihak berwenang Jerman mengambil tindakan, memerangi segala bentuk diskriminasi rasial, xenophobia dan intoleransi lain. 
Sumber : http://m.republika.co.id/berita/internasional/global/17/02/28/om23zy365-pbb-muslim-afrika-alami-diskriminasi-di-jerman

654 Bencana Terjadi Hingga Februari 2017, Waspadai Bencana Susulan


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan puting beliung diprediksi masih terus mengancam hingga musim penghujan berakhir. Berdasarkan data sementara yang dihimpun Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selama 2017, tercatat kejadian bencana sebanyak 654 bencana. 

Dampak yang ditimbulkan 61 jiwa meninggal dan hilang, 174 orang luka dan 584.173 jiwa menderita dan mengungsi. Bencana juga telah menyebabkan 5.534 rumah rusak, dimana 1.192 rumah rusak berat, 990 rumah rusak sedang, 3.352 rumah rusak ringan, dan 87.234 rumah terendam banjir. Bencana juga menyebabkan kerusakan fasilitas publik seperti, 108 unit sekolah, 85 unit fasilitas peribadatan dan 12 unit fasilitas kesehatan rusak.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan selama tahun 2017 banjir terjadi di 25 provinsi dan 121 kabupaten/kota. Sedangkan longsor terjadi di 13 provinsi dan 69 kabupaten/kota. "Diperkirakan kejadian bencana ini masih akan terus bertambah mengingat musim hujan masih akan berlangsung hingga April 2017 mendatang," ujarnya, Senin (27/2). 

BMKG telah menyampaikan peringatan dini potensi hujan lebat disertai petir diperkirakan terjadi di Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, NTB, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua Barat pada Selasa (28/2) hingga (1/3). 

Sutopo memprediksi dalam sepekan ke depan hujan lebat akan berpotensi di sebagian besar wilayah Indonesia. "Ancaman banjir, longsor, banjir bandang, dan puting beliung akan meningkat," kata dia.

Peningkatan potensi curah hujan ini disebabkan terdeteksinya Madden Julian Oscillation (MJO). MJO adalah fenomena atmosfer yang dapat mengakibatkan bertambahnya hujan di daerah yang dilaluinya. Hari ini MJO telah memasuki wilayah Samudra Hindia bagian barat dengan intensitas sedang dan menjalar ke arah timur mendekati wilayah Indonesia. Diperkirakan dalam empat hingga lima hari ke depan MJO akan memasuki wilayah Indonesia melalui Sumatra dan menjalar ke arah timur dengan intensitas lemah. 

Adanya dorongan udara kering di atmosfer lapisan menengah yang terdapat di perairan sebelah selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur menimbulkan daerah batas yang cenderung mengakibatkan pertumbuhan awan konvektif yang cukup aktif. "Sehingga wilayah Jawa masih dominan berpotensi terjadi awan hujan yang disertai petir," ujar Sutopo.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan. "Kenali kondisi lingkungan sekitar. Jika kondisi cuaca berpotensi hujan lebat hendaknya mengurangi aktivitas di luar. Awasi anak-anak jangan bermain di sekitar sungai," kata dia. 

Pasalnya saat ini banyak kejadian anak-anak terhanyut karena kurangnya pengawasan dan teledor.  Cek juga lereng-lereng atau tebing yang berpotensi longsor. Jika membahayakan, warga disaranja  mengungsi sementara saat hujan deras.
Sumber :
http://m.republika.co.id/berita/nasional/umum/17/02/28/om26yb280-654-bencana-terjadi-hingga-februari-2017-waspadai-bencana-susulan